Ketika Engkau Menyapa Kami
Sobat sobit yang selalu dimulyakan Allah masih sibuk aja nih, ya sibuk duniawi tapi juga sibuk menuju kebaikan dan memperbaiki diri loh! ....Alhamdulillah kalian masih sempat baca email assalam kali ini,... Musibah gempa bumi dijogja dan jateng sabtu 27 mei , pk 05.55 wib dengan skala 5 ,9 ritcher meluluh lantakkan belahan kecil bumi pertiwi dengan korban sampai berita terakhir sebanyak 5000 jiwa mungkin akan terus bertambah, ....kembali memiriskan hati nurani kita, melihat kondisi lokasi lokasi yang kena gempa, rumah rumah dan gedung yang ambruk rata, para korban yang tertimbun bersama rumah rumah mereka, tangisan pilu sanak keluarga yang kehilangan orang orang yang dicintainya karena musibah ini telah merenggutnya ,yang mungkin ada salah satunya saudara ataupun kerabat kita, belum lagi banyak sekali korban dengan luka patah tulang, gegar otak, yang membuat beberapa rumah sakit sekitar kewalahan dan memberikan pertolongan, belum lagi trauma psikis warga karena gempa gempa susulan masih sering terasakan....
Gempa yang tidak diduga sebelumnya, padahal semula gunung merapi yang diprediksi meletus dan kita sudah siap siap mengantisipasinya sedemikian rupa, setiap menit setiap jam setiap hari diamati dengan seksama,...meminimalisir akibat yang terjadi,...ternyata Simerapi anteng anteng saja,....selang beberapa waktu pun Merapi menampakan aktivitas yang tinggi, menyentakkan kita, semburan lava panas dan hujan abu yang semakin meningkat ....sebuah kejadian alam atau ...pelajaran dari Allah?! Sobat, tsunami tahun kemarin masih menyisakan kenangan pedih bagi sebagian bangsa ini,...Banjir, tanah longsor dibeberapa wilayah negeri ini, berita terakhir semburan lumpur panas bercampur gas di daerah porong yang semakin meluber menggenangi hektaran sawah , jalan, perumahan...dan bencana bencana lain serasa susul menyusul melanda negeri ini....sebuah fenoma kejadian alam yang sudah makin tua atau ujian, atau azab ? Wallahu a’lam.
Fenoma diatas menyentakkan seluruh anak negeri ini bahkan negeri negeri tetangga, kembali untuk saling berbagi baik moril, materil, rasa empati baik menjadi sukarelawan sukarelawan mengingatkan kembali bahwa sebenarnya bangsa ini adalah satu keluarga besar dengan rasa kebersamaan yang kuat lahir batin...... Dan kalau kita menyikapinya dengan arif lebih dari itu bangsa ini sudah saatnya saling berintropeksi lagi, tidak saling berupaya demi kepentingan sendiri, demi golongan ini itu, partai ini itu dlsb. Menyikapinya dengan logika itu juga benar gempa, gunung meletus, banjir adalah kejadian alam yang biasa , tapi tidakkah kita sebagai ummat yang beragama berpikir dengan menjernihkan pemikiran dan hati, kebeningan hati sangatlah diperlukan agar kita menjadi hamba hamba yang selalu mengembalikan semua permasalahan kepadaNya... Yang Maha Berkuasa,Yang Maha memiliki jagat raya semesta ini,....Jelas sekali selalu ada campur tangan Allah atas semua yang terjadi dimuka bumi ini, sekecil dan sebesar apapun micros makroscosmos penghuni alam semesta ini.
Firman Allah pun sangat jelas tertulis di QS 57 : 22 “ Tiada suatu bencana yang menimpa dibumi dan tidak pula pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh mahfuzh) sebelum kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah”
Dalam sebuah hadis disebutkan semua bencana sudah tertulis 50.000 tahundi lauh mafuzh sebelum langit dan bumi diciptakan. Tidakkah setiap apa yang terjadi seperti gempa ini dapat membuka kedua mata dan mata hati kita, setiap pendengaran kita utk selalu dapat mengambil hikmah bahwa sebenarnya Allah sedang menunjukkan kekuasaanNYa atas ciptan ciptaan yang dimilikiNya, dengan kalimat lain mau diapakan terserah Allah Maha Berkehendak atas segala sesuatu, kita tiada berhak sedikitpun, mencoba mendahului kehendakNya itu sama saja berarti memakai pakaian kesombongan yang sebetulnya Hanya Allah Pemiliknya, Semoga kita bukan para pemakai baju “sombong” itu.
Semakin jernih dan bersih hati kita akan semakin dapat membaca dari kejadian kejadian yang menimpa bangsa kita ini,....instropeksi lagi kedalam diri, mulai dari diri sendiri.... keluarga,lingkungan masyarakat dan seluruh anak bangsa besar ini....seberapa besar rasa syukur kita kepadaNya atas karunia yang berupa hidup,...mengisi merawat menjaganya dengan moral dan akhlak yang diridloiNya,....menaati perintah- perintahNya serta menjauhi segala larangan2Nya,...itulah aturan dalam hidup yang tidak bisa ditawar tawar lagi,...karena bila tidak sama saja berarti kita termasuk orang orang yang zolim,... akibat itu Allah sudah janjikan,....apa yang terjadi sepuluh tahun terakhir dgn bangsa kita ini,...yang tidak ataupun kita sadari terasa mulai jauh dari Allah,.....kehidupan dan kesibukkan dunia kita yang mengasyikkan, tanpa sadar kita tergiring mulai terbiasa meninggalkan Al Qur an dan Hadist sebagai penuntun hidup , Astagfirrullah sampai sampai kitapun melalaikan tujuan hakiki dari hidup itu sendiri.... semata mata hanya untuk beribadah kepada Allah,....sudahkah mata dan hati kita tertutup dengan kesenangan nikmat duniawi yang seperti air laut semakin diteguk semakin haus saja........
Sobat sobit Yang dicintai Allah,...Kalau begitu apa yang harus dilakukan dong? Solusinya yang seperti apa ? Subhanallah,.... InsyaAllah dengan segala segala kerendahan hati mengharap ridloNya semata, sebaris kalimat....TAUBAT yuk!!! Bukan untuk menggurui tapi dalam rangka saling mengingatkan,.....Taubat yang sebenar benarnya taubat karena Allah dan meminta ampunan atas dosa, khilaf yang pernah kita lakukan selama ini dan berupaya sekuat lahir dan batin untuk tidak mengulanginya.........Kembali mulai dari diri sendiri..mulai dari hal yang kecil, mulai saat ini.....Allah Maha Mendengar, Allah Maha Mengetahui setiap diri hamba hambaNya....Dan pasti Allah Maha Mengampuni....Karena kita tahu Allah Maha Pengasih Dan Maha Penyayang....
Makna Taubat sangat luas...Hubungan pribadi kita dengan Allah itu jelas,...dan aplikasi dari taubat itu sendiri.. Sudahkah kita lakukan dengan baik. Bagaimana hubungan kita dengan sesama, lingkungan.... termasuk alam dan segala isi Bumi ini,...menaburkan kasih sayang dan saling berbagi............ InsyaAllah Allah Maha Pengampun,..memberi segala kemudahan dan kasih sayang....membuat bangsa ini kembali tersenyum...dan menjadi bangsa yang pandai bersyukur dan selalu dapat mentafakuri ! Selamat berjuang sobat sobitku... menuju kebaikan dan perbaikan diri ! Amin. Wallahu a’lam biishowab.
Wassalamualaikum wrwb.
Ning-Ning Assalam


